Guide & Trik

Setting Grafik PC Biar FPS Stabil Tanpa Turun Kualitas Visual, Banyak yang Salah

Setting Grafik PC Biar FPS Stabil Tanpa Turun Kualitas Visual, Banyak yang Salah

Punya PC yang sebenarnya cukup kuat, tapi FPS di game masih suka naik turun dan bikin layar terasa patah-patah? Kamu tidak sendirian. Banyak gamer yang sudah menaikkan atau menurunkan preset grafis, tapi hasilnya tetap tidak stabil karena ada beberapa setting yang sering disalahpahami. Padahal, kalau tahu bagian mana yang paling “mahal” untuk performa dan mana yang aman untuk kualitas visual, kamu bisa dapat FPS lebih stabil tanpa harus membuat game terlihat buram atau jelek.

Meta Description: Tidak sedikit user platform PC sering salah setting grafik di game sehingga FPS tidak stabil. Simak panduan setting agar performa halus tanpa harus mengorbankan tampilan.

Kenapa Performa Sering Drop Padahal Setting Telah Disetel

Masalah performa tidak stabil umumnya bukan sebab PC lemah, namun karena perpaduan setelan yang membebani. Di sejumlah game, terdapat setting yang terasa kecil, nyatanya dapat menghabiskan performa lebih besar.

Contoh, kamu kerap mengecilkan tekstur bahkan habis, meski begitu yang frame rate ngedrop justru shadow quality, pantulan, volumetric, dan AA yang. Karena itu, jika kamu salah memilih fokus, dampaknya grafik menurun sementara frame rate masih ngadat.

Paling Umum Kesalahan Waktu Setting Grafik

Yang pertama, mengubah semua pengaturan sekaligus, sehingga pemain tidak tahu mana yang berpengaruh. Kedua, memaksa angka FPS tanpa konsistensi. Yang ketiga, mengabaikan pengaturan di luar game yang mampu membuat FPS tidak konsisten.

Langkah Paling Aman Supaya FPS Stabil Tanpa Harus Mengorbankan Grafik

Bila niatmu performa halus dalam game tanpa perlu bikin tampilan buram, kita wajib mengutamakan dua hal utama: stabilitas frametime dan opsi yang berat untuk GPU. Trik yang paling dipakai yaitu cap FPS di angka yang stabil buat komputer ini.

Misalnya, bila monitor kamu refresh tinggi, kita tidak wajib ngejar FPS maksimal. Lebih baik kunci di 120 FPS stabil bila angka itu dapat kamu stabilkan tanpa. Efeknya, main makin halus sebab pacing lebih, dan grafik tidak wajib dikurbankan.

Setting yang Paling Menjadikan Frame Rate Turun

Biasanya ada beberapa opsi yang sering paling mahal buat FPS. Kalau kita ingin mengamankan frame rate tanpa merusak kualitas, mulai pada list berikut.

Bayangan dan Occlusion

Shadows umumnya paling mahal resource. Menurunkan detail bayangan dari tinggi ke high umumnya menghasilkan FPS lebih enak tanpa bikin grafik seketika rusak. Di sisi lain, ambient occlusion menambah depth namun berat. Jika frame rate sering drop di tempat penuh objek, coba setel AO satu tingkat.

Reflections serta Kabut

SSR umumnya berasa keren pada air, tapi membuat kartu grafis ngos ngosan. Menurunkan reflections ke low sering mengasih FPS lebih stabil, sementara tampilan umumnya enak kalau tekstur kamu tidak dibikin low. Volumetric pun berubah jadi sumber frametime spike saat battle penuh efek.

Anti Aliasing yang Tepat biar Tidak Buram

Sebagian pemain menganggap anti aliasing mirip. Padahal, masing masing jenis membawa dampak yang tidak sama. Ada penghalus tepi yang mahal tapi bersih, serta ada yang ringan kadang bikin gambar lebih soft. Kalau kita ingin performa halus serta grafik tetap tajam, coba uji opsi AA perlahan plus amati dampaknya dalam tempat yang paling berat.

Setelan yang Umumnya Aman Ditahan Tinggi

Hal positifnya, gak opsi harus di low kan demi performa. Terdapat opsi yang lebih bagi GPU, namun memberi pengaruh besar untuk detail. Misalnya, texture quality biasanya lebih untuk VRAM. Bila kartu grafis kamu memadai, pemain bisa keep tekstur pada tinggi tanpa bikin FPS langsung anjlok.

Serupa, anisotropic filtering sering ringan tapi ketajaman pada tekstur jarak jauh. Menahan filtering level tinggi biasanya lebih aman daripada mengejar volumetric tinggi.

Tambahan Setting pada Driver yang Sering Diabaikan

Sebagian orang mengutamakan setting di menu game, nyatanya sistem juga ngaruh cukup pada performa FPS. Silakan periksa pengaturan daya gak membatasi prosesor. Pastikan driver tidak bermasalah, dan matikan overlay yang bisa memicu stutter. Bila kita biasanya main game ranked, konsistensi biasanya lebih terasa daripada cuma preset maksimal.

Akhir Kata

Pengaturan graphics agar frame rate stabil tanpa harus turun kualitas pada dasarnya bukan set low semua. Intinya adalah paham bagian yang mana yang berat performa, terus setel bertahap sembari menahan bagian yang bagi detail. Catat, cap FPS pada nilai yang biasanya menghasilkan pengalaman lebih pada game. Jika kamu saya bantu setting yang buat komputer kamu, tinggal tulis spesifikasi komponen utama serta layar untuk game yang kamu mainkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button