Guide & Trik

Setting Grafik PC Biar FPS Stabil Tanpa Turun Kualitas Visual, Banyak yang Salah

Setting Grafik PC Biar FPS Stabil Tanpa Turun Kualitas Visual, Banyak yang Salah

Punya PC yang sebenarnya cukup kuat, tapi FPS di game masih suka naik turun dan bikin layar terasa patah-patah? Kamu tidak sendirian. Banyak gamer yang sudah menaikkan atau menurunkan preset grafis, tapi hasilnya tetap tidak stabil karena ada beberapa setting yang sering disalahpahami. Padahal, kalau tahu bagian mana yang paling “mahal” untuk performa dan mana yang aman untuk kualitas visual, kamu bisa dapat FPS lebih stabil tanpa harus membuat game terlihat buram atau jelek.

Meta Description: Tidak sedikit gamer platform PC sering keliru menyetel visual dalam game sehingga performa naik turun. Simak tips pengaturan biar frame rate stabil tanpa harus merusak detail grafis.

Alasan Frame Rate Sering Naik Turun Padahal Grafik Udah Disesuaikan

Penyebab frame rate tidak stabil biasanya bukan cuma sebab PC lemah, melainkan gara gara perpaduan setting yang sama sama membebani. Pada sebagian besar game, ada setting yang kecil, nyatanya mampu memakan resource paling besar.

Contoh, kamu biasanya mengurangi tekstur bahkan habis, meski begitu yang membuat frame rate ngedrop malah bayangan, pantulan, kabut, dan anti aliasing yang. Jadi, kalau kita kurang tepat mengatur fokus, dampaknya tampilan jadi jelek sementara frame rate tetap ngadat.

Beberapa Salah Kaprah Saat Menyetel Visual

Satu, mengubah terlalu banyak setting sekaligus, membuat kamu gak paham bagian mana yang sebenarnya berat. Dua, ngotot FPS tinggi tanpa memikirkan stabilitas. Yang ketiga, mengabaikan setting Windows yang menjadikan frame rate drop.

Metode Paling Efektif Biar Frame Rate Halus Tanpa Harus Mengorbankan Grafik

Bila niatmu performa halus di game tanpa harus menjadikan tampilan buram, pemain sebaiknya menargetkan dua utama: konsistensi frame serta opsi yang mahal untuk GPU. Trik yang dilakukan adalah membatasi frame rate pada angka yang untuk PC mu.

Misalnya, jika monitor kamu 144Hz, kita tidak ngejar 144 FPS. Lebih baik kunci di 100 FPS bila angka itu mampu setup mu pertahankan tanpa drop. Dampaknya, bermain lebih nyaman sebab konsistensi frame lebih, serta tampilan tetap perlu dikurbankan.

Setting yang Paling Membuat Performa Anjlok

Terdapat sejumlah setting yang umumnya jadi biang kerok untuk performa. Jika kita ingin menstabilkan FPS tanpa merusak tampilan, awali ke daftar ini.

Shadow Quality serta AO

Shadow biasanya paling mahal kartu grafis. Menyetel detail bayangan dari tinggi ke sering mengasih FPS lebih stabil tanpa grafik langsung turun parah. Sementara, ambient occlusion menambah dimensi namun mahal. Jika frame rate biasanya drop pada tempat penuh objek, silakan turunkan occlusion ke medium.

SSR plus Volumetric

Refleksi umumnya kelihatan wah dalam air, namun membuat GPU kerja keras. Mematikan SSR ke medium sering mengasih frame rate lebih tinggi, sedangkan kualitas visual umumnya enak jika tekstur kamu tidak diturunkan. Volumetric pun menjadi penyebab stutter saat pertarungan penuh efek.

Anti Aliasing yang supaya Tidak Buram

Tidak sedikit pemain mengira penghalus tepi mirip. Nyatanya, setiap jenis punya dampak yang tidak sama. Terdapat AA yang tapi bersih, dan terdapat juga yang namun membuat tampilan lebih soft. Bila kamu mau FPS stabil dan tampilan tetap bersih, usahakan bandingkan anti aliasing satu per satu plus amati bedanya dalam tempat yang sering berat.

Setelan yang Ditahan Tinggi

Yang enaknya, tidak semua setting perlu di low kan untuk frame rate. Biasanya ada sejumlah yang umumnya lebih “murah” buat performa, sekaligus memiliki pengaruh besar untuk tampilan. Contohnya, tekstur sering lebih terkait pada memori GPU. Bila kartu grafis kamu lumayan, pemain bisa keep tekstur pada tinggi tanpa bikin performa langsung anjlok.

Begitu juga, anisotropic filtering sering murah memberi ketajaman pada permukaan jauh. Membiarkan filtering level tinggi umumnya lebih worth ketimbang memaksa volumetric tinggi.

Tambahan Setting di Windows yang Banyak Diabaikan

Sebagian pemain mengutamakan opsi di dalam game, padahal sebenarnya Windows juga berperan lumayan untuk konsistensi frame rate. Coba cek pengaturan daya tidak membatasi prosesor. Lihat driver GPU versi stabil, plus matikan overlay berat yang sering memicu frametime spike. Jika pemain biasanya menikmati game kompetitif, stabilitas sering lebih penting ketimbang hanya grafik ultra.

Akhir Kata

Setting graphics supaya FPS stabil tanpa perlu mengorbankan visual pada dasarnya tidak tentang menghancurkan detail. Kuncinya yaitu tahu opsi yang mana yang sering nguras FPS, terus turunkan satu tingkat sembari menjaga setting yang aman bagi detail. Ingat juga, batasi FPS di angka yang realistis biasanya menghasilkan pengalaman lebih nyaman di game. Jika kamu ingin aku bantuin setting yang untuk komputer kamu, tinggal sebutkan spesifikasi prosesor VGA memori plus layar di game yang kamu mainkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button